Rabu, 15 Agustus 2012

Antara Skill, Knowledge, dan Attitude mana yang lebih penting?


Kadang kita susah membedakan mana yang harus kita utamakan antara : skill, knowledge dan attitude..
Disini kita akan membahas seberapa penting peran ketiganya dalam kehidupan kita sehari-hari, terutama dalam bidang pekerjaan..

Untuk mempermudah, marilah kita menggunakan perumpamaan belajar naik sepeda.
a. Anda dapat dikatakan sudah mempunyai knowledge (pengetahuan) jika kita tahu fungsi saddle (sadel) untuk duduk, handle bar (batang kemudi / setang) untuk mengendalikan arah roda depan, pedal berfungsi untuk mengubah tenaga otot dari ke kaki menjadi tenaga gerak yang memutar roda belakang, brake lever (tuas rem) berfungsi untuk mengubah tenaga otot dari telapak tangan menjadi tenaga gerak yang akan memperlambat putaran roda, dan lain-lain.

b. Mempunyai skill (keterampilan) bersepeda berarti Anda sudah dapat mengendarai sepeda, menjaga keseimbangan agar tidak jatuh kesamping kiri atau kanan, mengayuh sepeda dengan kecepatan yang diinginkan, mengendalikan sepeda ke arah yang dituju, dan menghentikan sepeda saat dibutuhkan.

c. Attitude (sikap) adalah kondisi mental yang akan membuat Anda mau tahu lebih jauh tentang bagian-bagian sepeda, fungsi masing-masing bagian sepeda, cara menggunakan bagian-bagian sepeda, mau belajar mengendarai sepeda, siap bangkit lagi saat terjatuh dalam latihan mengendarai sepeda, mau terus berlatih untuk meningkatkan ketrampilan bersepeda. Attitude pula yang akan membuat Anda mau mengayuh sepeda untuk berkeliling kota, menyusuri desa, bahkan keliling dunia. Kemungkinannya seperti menjadi tak terbatas.

Jadi sudah cukup jelas bukan, mana yang lebih penting di antara Skill, Knowledge dan Attitude? Knowledge dapat dipelajari, skill dapat dilatih bila Anda memiliki attitude (sikap mental) yang baik dan ingin maju.

Begitu pula bagi teman-teman yang ingin memulai bekerja , mulailah dengan attitude. Bila Anda sudah terbiasa menunjukkan sikap mental yang baik, motivasi yang kuat, maka Anda akan lebih mudah meyakinkan pewawancara kerja agar dapat diterima bekerja diperusahaan. Peganglah prinsip bahwa ‘perbedaan antara tahu dan tidak tahu seringkali hanya dengan 5 menit belajar’.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar