Kamis, 16 Oktober 2014

Modal Kepercayaan Berujung Senjata Makan Tuan

Ketua UPK (Unit Pengelola Kegiatan) Bati-bati Kabupaten Tanah Laut, HMT menutup buku tahun 2013 dengan catatan merah yang nyaris membuat semua pelaku PNPM Mandiri Perdesaan di Kalimantan Selatan memendam marah. Bagaimana tidak marah, kurang dari lima bulan RF bendahara UPK Bati-bati menerima penghargaan dari Gubernur sebagai UPK terbaik se-provinsi, tanpa seorang pun menduga dinyatakan sebagai tersangka kasus penggelapan dana perguliran kelompok SPP. Taksiran sementara, dana yang seharusnya dimanfaatkan oleh warga rumah tangga miskin (RTM) sebanyak Rp 1,1 miliar ditilep untuk kepentingan pribadi.

Ihwal kasus ini terendus dari pemeriksaan rutin Fasilitator Keuangan PNPM-MPd Kabupaten Tanah Laut, AMNH, 12-13 September 2013 yang menemukan “gunung es” penyimpangan. AM yang bertugas di kabupaten ini belum genap enam bulan semula ikut bangga kepada UPK Bati-bati yang tak pernah menyisakan tunggakan setiap bulannya. Keuntungan UPK pun tiap tahun dibagikan kepada warga RTM dalam seremoni yang meriah. Bahkan pada 2013 acara bakti sosial membagi surplus dihadiri bupati dan wakil bupati terpilih.

Namun AM mencermati, mengapa penyaluran dana bergulir kepada kelompok SPP yang hendak meminjam lagi diberikan pada akhir bulan. “Penyaluran 80 % di akhir bulan. Kami menelusuri, menemukan satu kelompok SPP yang mengajukan pinjaman sampai tanggal 30 belum menerima dananya. Bendahara mengakui, ada kelompok SPP belum terima dana pinjaman yang diajukan Rp 155 juta. Pada saat yang sama dia juga tak bisa menunjukkan kelompok SPP lain yang hendak meminjam Rp 96,5 juta. Padahal di buku kas dilaporkan dana sudah disalurkan ke semua kelompok SPP,” papar Aminah.

Dari temuan itulah tim fasilitator kabupaten (faskab) sigap menggali informasi di lapangan. Koordinator faskab, SR akhirnya mendapatkan pengakuan dari ATL, sapaan akrab RF, dana perguliran yang tidak disalurkan ke kelompok SPP sekitar Rp 800 juta. Setelah diaudit lebih jauh, ditemukan nilai penggelapan Rp 1,1 miliar. Cara menyelewengkannya antara lain dengan membuat data duplikat kelompok SPP. Tim verifikasi yang hendak mengecek satu per satu keberadaan kelompok sebelum menerima kucuran dana disodori data yang benar-benar ada kelompoknya. Tapi di lapangan anggota kelompok oleh pelaku diacak. Tim bisa bertemu dengan semua peminjam. Untuk nama-nama peminjam yang dimanipulasi oleh pelaku dikatakan orangnya sedang pergi, dan akan diverifikasi sendiri oleh pelaku dengan alasan bagi tugas agar pekerjaan cepat selesai.

Cara meyakinkan pelaku kepada ketua UPK HMT sulit dibantah. “Apalagi saya di bidang ke-UPK-an masih baru. Dia menjadi bendahara UPK sejak 2008, belum pernah ganti. Jadinya, kami percaya sepenuhnya pada apa yang dia laporkan. Ketua UPK terdahulu, AS, mengundurkan diri tahun 2010, kemudian digantikan HMT yang sebelumnya hanya menjadi KPMD (Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa). Saat itu HMT menangkap kesan, pengunduran diri AS karena sudah menangkap ketidak beresan RF.

Saat harus berhadapan dengan tim pemberantasan tindak pidana korupsi (tim tastipikor) Polres Tanah Laut, HMT menyadari memberikan kepercayaan penuh kepada orang yang kelihatannya baik bisa menjadi bumerang. HMT tak mengira, orang sebaik RF dalam penampilan sehari-harinya bisa berbuat senekad itu.

Begitu berpengaruhnya RF, diceritakan HMT, saat fasilitator kecamatan (FK) baru hendak memeriksa lebih detail laporan keuangan UPK Bati-bati, justru dimarahi. Pengurus UPK yang lain, termasuk HMT sempat ikut-ikutan menunjukkan sikap konfrontasi kepada FK K. “Kami sempat memperingatkan kepada FK yang baru agar jangan macam-macam mencari-cari kesalahan,” kenangnya saat memarahi FK.

Itu bukan tanpa sebab. Karena sewaktu FK mulai mengendus ada ketidakberesan laporan keuangan, Kepala Desa Nusa Indah SPRM yang juga ketua BKAD (Badan Kerja Sama Antar-Desa), membela RF yang juga menjadi bendahara desa di sana. Ketua BP UPK pun awalnya meminta agar masalah diselesaikan internal saja, tak perlu melibatkan aparat penegak hukum. Namun begitu tahu bahwa dana yang digelapkan mencapai Rp 1,1 miliar, mereka hanya bisa terbengong-bengong, karena dana itu diselewengkan sejak tahun 2010.

Tak ada yang percaya bagaimana mungkin uang sebanyak itu bisa mengalir masuk ke kantong pribadi. Tim faskab yang menelusuri awal penyimpangan memang bermula dari jumlah kecil. “Ada kelompok yang membayar angsuran tidak ke kantor UPK, tapi ke rumah bendahara. Angsuran itu tidak disetorkan ke bank,” ujar AMNH. Kelompok SPP yang datanya dimanipulasi dalam laporan selalu tidak memiliki tunggakan karena setoran ditutup dengan memanipulasi penyaluran ke kelompok lain. Intinya mirip gali lubang tutup lubang. Baru pada bulan September 2013, karena lubang yang harus ditutup sudah terlalu banyak, pelaku kewalahan dan laporan tak bisa direkayasa lagi.

BPKP sampai akhir Desember 2013 masih menuntaskan audit atas permintaan tim tastipikor, dan menemukan angka Rp 9 juta uang angsuran kelompok yang ditilep Atul. Yang bersangkutan sendiri sangat kooperatif dalam pemeriksaan ini, sehingga meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka namun tidak ditahan.

Untuk apa saja uang itu dipakai, semua orang di sekitarnya menyatakan karena gaya hidup mewah. Mereka tidak menaruh curiga dengan gaya hidup itu karena selama ini dikenal sebagai istri seorang kontraktor. Pengakuannya kepada tim pemeriksa BPKP terungkap, untuk keperluan pribadi setiap hari Rp 200 ribu x 30 hari x 29 bulan sekitar Rp 174 juta. Untuk beli tas, baju, sepatu sekitar Rp 20 juta. Beli perhiasan Rp 75 juta, dibawa ke Jawa Rp 30 juta, untuk biaya kuliah Rp 10 juta. Sejauh ini belum diketahui ke mana dia membawa uangnya karena dari catatan baru terdata sekitar Rp 447.800.000 yang dipakai untuk kepentingan pribadi.


ANALISIS

Senjata makan tuan merupakan istilah yang tidak asing lagi dalam kehidupan kita. Istilah tersebut muncul jika apa yang kita lakukan dengan maksud baik akan memberikan pengaruh atau hasil yang buruk. Seperti halnya dengan sebuah kepercayaan. Kepercayaan banyak disalah gunakan oleh seseorang. Biasanya sebuah kepercayaan akan disalah gunakan oleh orang – orang yang ingin mencari kesempatan dalam kesempitan. Kebutuhan lah yang memicu terjadinya penyalah gunaan kepercayaan tersebut. Contohnya dapat kita lihat dari kasus penggelapan dana sebesar 1,1 milyar yang dilakukan oleh RF (bendahara UPK Bati-bati). Padahal RF sudah diberi kepercayaan penuh oleh gubernur bati - bati untuk mengelola seluruh keuangan yang nantinya akan dibagikan kepada warga RTM (Rumah Tangga Miskin) dalam program SPP dan RF juga diberikan penghargaan sebagai UPK terbaik se-provinsi.

Namun pengakuannya kepada tim pemeriksa BPKP terungkap, untuk keperluan pribadi setiap hari Rp 200 ribu x 30 hari x 29 bulan sekitar Rp 174 juta. Untuk beli tas, baju, sepatu sekitar Rp 20 juta. Beli perhiasan Rp 75 juta, dibawa ke Jawa Rp 30 juta, untuk biaya kuliah Rp 10 juta. Sejauh ini belum diketahui ke mana dia membawa uangnya karena dari catatan baru terdata sekitar Rp 447.800.000 yang dipakai untuk kepentingan pribadi. Pada dasarnya setiap manusia memiliki kebutuhan. Kebutuhan manusia terbatas, tetapi karena keinginan manusia itu sendiri yang tidak terbatas maka kebutuhan pun semakin tidak terpuaskan. Alat pemuas kebutuhan adalah uang. Tanpa uang, semua yang kita lakukan tidak berarti. Nilai uang yang fantastis dapat membutakan hati bahkan pikiran kita. Perilaku RF ini sudah melanggar norma hukum, norma agama, norma moral dan norma sopan santun.

Norma hukum : tindakan RF ini sudah melanggar norma hukum karena RF berupaya untuk memperkaya diri yang dapat merugikan negara. Menurut pasal 2 ayat (1) UU No.20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi disebutkan bahwa setiap orang baik pejabat pemerintah maupun swasta yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Norma Agama : RF sudah melanggar norma agama yaitu dengan berkhianat atau tidak amanat atas kepercayaan yang sudah diberikan oleh gubernur bati – bati. Lalu RF juga sudah mengambil hak yang bukan hak nya. Dalam arti lain RF sudah mengambil harta milik orang lain. Sifat khianat adalah salah satu sifat orang munafiq sebagaimana sabda Rasulullah saw. Bahwa tanda-tanda orang munafiq itu ada tiga, yaitu apabila berkata berdusta, apabila berjanji ingkar, dan apabila diberi amanah berkhianat. Oleh karena itu, Allah SWT. sangat membenci dan melarang khianat. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَخُونُواْ اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُواْ أَمَانَاتِكُمْ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”. (QS al-Anfâl [8]: 27).

Norma moral : Perilaku RF sudah melanggar norma moral. Karena etika RF tidak menunjukkan sebagaimana harusnya seorang bendahara mengelola keuangan dengan baik dan bersikap transparansi. Karena perilaku korupsi sudah berkembang menjadi kebudayaan. Perilaku korupsi bisa dianggap sebagai kejahatan menjadi sesuatu yang biasa, atau netral secara etis. Korupsi menjadi problem akut ketika ia sudah melembaga dalam masyarakat, menyusup ke dalam sistem nilai, menjadi norma dan bagian dari budaya, dan secara leluasa masuk ke dalam ranah perilaku.

Norma Sopan Santun : tindakan RF sangat tidak menunjukkan adanya sopan santun. Karena penggelapan dana sangat merugikan orang banyak. Terlebih lagi RF ini seorang wanita. Sikap yang seperti inilah yang patut dijauhi. Karena hidup harus penuh dengan sopan santun jika ingin dihargai.

Sanksi yang akan diterima oleh RF yakni sanksi hukum dan sanksi sosial. Sanksi hukum diberlakukan karena kasus ini termasuk ke dalam skala besar dan merugikan banyak pihak. Sanksi hukum menurut pasal 2 ayat (1) UU No.20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp.200.000.000,00 (dua ratus juta) dan paling banyak Rp.1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). Sedangkan sanksi sosial, RF mendapatkan malu karena nama baiknya sudah tidak bersih lagi. Kasusnya sudah beredar di media sosial seperti media cetak dan media elektronik.

Beberapa sistem filsafat moral adalah
-          Hedonisme
-          Eudemonisme
-          Utilitarisme

Filsafat moral Hedonisme memiliki hubungan dalam kasus ini, karena si RF memiliki sifat yg egois karena mengusahakan kesenangan demi kepentingan dirinya sendiri tanpa memikirkan orang lain. Sebab hedonisme adalah doktrin etika yang mengajarkan bahwa hal terbaik bagi manusia adalah mengusahakan “kesenangan” (Hedone). Namun filsafat hedonisme tidak baik karena ia  mengandung paham egoisme yang hanya memperhatikan kepentingan dirinya saja.

Filsafat moral Eudemonisme tidak berkaitan dengan kasus ini, karena si RF dalam mengejar suatu kebahagiaan menggunakan cara yang tidak baik yaitu dengan penggelapan dana. Karena menurut aristoteles (384 – 322)  eudemonisme adalah dalam setiap kegiatannya manusia mengejar suatu tujuan akhir yang disebut kebahagiaan. Tetapi apa itu kebahagiaan? Manusia mencapai kebahagiaan dengan menjalankan secara baik kegiatan-kegiatan rasionalnya dengan disertai keutamaan.

Filsafat moral utilitarisme berkaitan dengan kasus ini karena si RF melakukan tindak kejahatan berdasarkan kesusahan, mungkin selama ini RF belum merasa cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehingga ia mencari kesenangan atas ketidaksenangannya. Sebab utilitarisme adalah anggapan bahwa klasifikasi kejahatan harus didasarkan atas kesusahan atau penderitaan yang diakibatkannya terhadap  terhadap para korban dan masyarakat. Menurut kodratnya manusia menghindari ketidaksenangan dan mencari kesenangan. Kebahagiaan tercapai jika manusia memiliki kesenangan dan bebas dari kesusahan. Karena menurut kodratnya tingkah laku manusia terarah pada kebahagiaan, maka suatu perbuatan dapat dinilai baik atau buruk, sejauh dapat meningkatkan atau mengurangi kebahagiaan semua orang.

Kesimpulan : Dalam kasus ini dapat ditarik kesimpulan bahwa sebaiknya jangan mudah percaya dengan seseorang. Meskipun orang itu terlihat baik tetapi belum tentu dia memiliki maksud dan tujuan yang baik. Dan jika kita sudah diberi kepercayaan dengan seseorang, jagalah kepercayaan itu.  Jangan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Bertindaklah sesusai norma yang berlaku. Dan berperilakulah dengan etika yang terpuji. Sebaiknya RF menjaga kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur, bukannya memanfaatkan keadaan untuk memperkaya diri. Padahal dana yang digelapkan oleh RF sngat berguna untuk warga miskin. RF harus bisa mengontrol kebutuhan sehingga tidak gelap mata untuk melakukan tindak korupsi. Dan untuk penegak hukum sebaiknya lakukan tindak pidana yang adil agar semua pelaku korupsi jera.


Sumber:





Selasa, 06 Mei 2014

Tugas Bahasa Inggris ke2

Punctuation Marks

5.        A. "Where are you going?" asked the rabbit.
B. The rabbit asked, "Where are you going?"

6.        A. "I am going to hunt rabbit" announced the dog loudly.
B. The dog announced loudly, "I am going to hunt the rabbits."

7.        A. "That's very nice, where you find them?" said the rabbit.
B. The rabbit said, "That's very nice, where you find them?"

8.        A. "There are dozens of them near the brook" replied the dog knowingly.
B. The dog replied knowingly, "There are dozens of them near the brook."

9.        A. "Well, good luck in your hunting" mumbled the rabbit.
B. The rabbit mumbled, "Well, good luck in your hunting."

10.    A. "Just a minute, you look like you know something about rabbit." shouted the dog.
B. The dog shouted, "Just a minute, you look like you know something about rabbit."

11.    A. "Yes, I do" said the rabbit in a soft voice.
B. The rabbit in a soft voice said, "Yes, I do."

12.    A. "Tell me, what you know?" roared the dog.
B. The dog roared, "Tell me, what you know?"

13.    A. "I know enough, as she hopped off into the bushes to recognize a good escape when I see one" whispered the rabbit.
B. The rabbit whispered, "I know enough, as she hopped off into the bushes recognize       a good escape when I see one."

Tugas Bahasa Inggris ke 1

Post Date 09-Apr-14
jobsDB Ref. JID200003001091984
Employer Ref. RN26/2
URGENTLY REQUIRED
We are an manufacturer and distributor of Building Material is urgently looking for professionals :
FINANCE STAFF
QUALIFICATIONS :
·         Female, Age max 30 years old
·         Min. Bachelor degree in Accounting / Finance
·         Min. 2 years experience as Finance Staff
·         Having good knowledge in handling Financial matters (cash management, account receivables, account payables, etc.)
·         Computer Literate especially for Ms. Office
·         Familiar with Accounting Program such as Microsoft Axapta, MYOB, ORACLE, SAP, etc
·         In depth understanding in banking transaction, cash flow control and petty cash, Posses hands on experience in budgeting, financial reports
·         Able to make and control budget as well as controlling cash flow yearly, monthly, weekly, and daily
·         Communicative, Independent, high initiative, self driven person and able to work under pressure

Please send your complete application and expected salary not later than 2 weeks after this advertisement to :

HRD DEPARTMENT
PT. CAHAYA BENTENG MAS
JL. Pangeran Jayakarta No. 151, Jakarta 10730
or :
or use "Apply Now" for member or for non-member.
Career Level
Middle
Yr(s) of Exp
2 years
Qualification
Degree
Industry
Manufacturing
Job Function
Location
DKI Jakarta
Salary
Salary negotiable
Employment Type
Full Time

http://id.jobsdb.com/ID/EN/Search/JobAdSingleDetail?jobsIdList=200003001091984






Jakarta, April 10th 2014

Attention to:
HRD DEPARTMENT
PT. CAHAYA BENTENG MAS
JL. Pangeran Jayakarta No. 151
Jakarta 10730


Dear Sir/Madam,

I am writing to express my interest in Accounting Staff position in your company, as response to your job vacancy advertised in JobsDB on 09 April 2014.

I graduated from a reputable university, good in English both written and oral and also operating computer and able to work in individual as well as team.

I would appreciate the opportunity to have an interview and discuss my qualification with you. I hope my skills would give contribution in achieving the company’s goal. I am looking forward to hearing from you in the near future.
Thank you for your attention.

Sincerely,

Kiki Maria Nurullita


Enclosures :
- Copy of Academic Transcript and Certificates
- Photo
- Copy of ID
- Curriculum Vitae

Selasa, 07 Januari 2014

Gas Bumi untuk Energi yang Murah dan Ramah Lingkungan

Gas bumi merupakan energi yang murah dan ramah lingkungan. Ke depan, penggunaan energi ini akan diperkirakan semakin besar seiring dengan timbulnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang usaha gas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berupaya memperluas jangkauan layanan sehingga memungkinkan masyarakat menikmati bahan bakar jenis ini.

Salah satu yang dilakukan adalah dengan membangun stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) pertamanya di wilayah Jabodetabek beberapa waktu lalu. SPBG ini berada di kawasan Pondok Ungu, Bekasi.

Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso menyatakan, pembangunan SPBG tersebut merupakan komitmen PGN untuk mendukung konversi energi dari BBM ke gas bumi di sektor transportasi.

“Peresmian SPBG ini merupakan bentuk nyata PGN untuk perluasan pemanfaatan gas bumi dalam negeri dan mendukung program pemerintah dalam konversi BBG untuk transportasi. Tentunya, kami tidak bisa jalan sendiri, dibutuhkan dukungan pemerintah dan kerja sama seluruh stakeholder untuk mendorong masyarakat melakukan penghematan bahan bakar dengan menggunakan gas, yang lebih ekonomis, aman, ramah lingkungan,” ujarnya.

Setiap tahun kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia terus melonjak. Diperkirakan tahun ini kebutuhan BBM Indonesia mencapai sebanyak 120 juta barrel per tahun serta 165 juta barrel per tahun pada tahun 2015 mendatang.


Untuk mengantisipasi itu, penggunaan bahan bakar gas tentunya akan jauh lebih ekonomis karena harganya jauh lebih murah sekitar Rp 3.100 per liter.

Analisis :
Dengan adanya penggunaan bahan bakar gas, banyak sekali keuntungannya karena selain dapat menghemat uang juga dapat menyelamatkan lingkungan karena gas adalah rama lingkungan. Tetapi tidak semua orang mengetaui betapa pentingnya bahan bakar gas ini. Dan masih ada banyak kendaraan yang belum bisa untuk diisi dengan bahan bakar gas.

Sumber :

BPJS Jadi Program Asuransi Kesehatan Terbesar di Dunia

Pemerintah baru saja meluncurkan sistem perlindungan kesehatan yang dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Berbagai pihak menyatakan  program ini adalah jaminan kesehatan terbesar di dunia.

Sebagaimana yang dilansir Bloomberg, Kamis (2/1/2013), BPJS kesehatan adalah program asuransi kesehatan terbesar di dunia. Karena itu, banyak negara yang menunggu keberhasilannya, setelah implementasi program serupa yang dilakukan di Amerika Serikat atau Obamacare dinilai bermasalah.

Pada tahap pertama, program BPJS kesehatan ini ditargetkan bisa men-cover sekitar 116 juta-140 juta peserta di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut diharapkan bisa naik seiring perjalanan waktu.

Pemerintah juga akan menyediakan dana hingga sekitar Rp 35 triliun untuk menopang agar program tersebut berjalan pada tahun-tahun pertamanya.

Namun, besarnya jumlah peserta yang di-cover BPJS kesehatan, membuat program ini dipertanyakan kemampuannya. Bloomberg mencatat beberapa hal yang menjadi "taruhan" pemerintah untuk program ini antara lain adalah jumlah dokter yang terbatas untuk menangani jumlah pasien yang cukup banyak. Selain itu, kesadaran publik terhadap program ini masih rendah.

Memang tak dimungkiri, saat peluncuran BPJS kesehatan beberapa hari lalu, tidak ada antrean masyarakat di lokasi yang ditunjuk sebagai tempat pendaftaran. Dengan menilik itu, sebenarnya terlihat betapa program BPJS kesehatan ini tidak tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat dalam skala yang luas.

Hal ini berbeda dengan Obamacare saat program tersebut diluncurkan. Masifnya sosialisasi membuat masyarakat AS mengetahui adanya program jaminan kesehatan oleh pemerintah. Jutaan warga AS lantas mendaftar secara online saat program tersebut diluncurkan, sehingga membuat website pendaftaran langsung ngedrop.

Kendala lainnya untuk implementasi BPJS kesehatan adalah terbatasnya pasokan obat-obatan, data pasien yang tidak akurat, serta praktik kesehatan yang masih berstandard lokal.


Menanggapi berbagai kendala itu, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi berkilah, untuk tahun-tahun pertama, pasti banyak kekurangan. "Kami menyadari banyak kekurangan dan belum sempurna pada tahap awal pelaksanaan," ujarnya.

Analisis :
Dengan adanya BPJS ini saya rasa dapat membantu masyarakat Indonesia untuk menangani masalah kesehatan. Seperti yang sudah kita tahu bahwa tingkat ekonomi masyarakat sangat rendah sehingga banyak masyarakat yang tidak mendapat pelayanan yang semestinya pada rumah sakit. Pasti yang diutamakan yang dapat membayar administrasi. Tetapi program BPJS juga harus dilaksanakan dengan maksimal agar dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala seperti yang sudah terjadi pada negara lain.

Sumber :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/01/02/1455419/BPJS.Jadi.Program.Asuransi.Kesehatan.Terbesar.di.Dunia

Tips Mengelola Uang untuk Mahasiswa

Bagi mahasiswa, mengelola uang kadang sulit karena banyaknya kebutuhan, seperti untuk membeli kebutuhan kuliah, sosialisasi bersama teman, dan kebutuhan lainnya. Berikut enam tips manajemen uang untuk Anda yang masih berstatus mahasiswa.

1. Buatlah budget

 Ini sangat penting, buatlah daftar pemasukan bulanan, termasuk tabungan dan uang saku dari orang tua. Kemudian buatlah daftar estimasi pengeluaran untuk sebulan. Masukkan biaya-biaya seperti keperluan kuliah, makanan, kebutuhan perawatan tubuh dan sebagainya. Anda bisa menggunakan aplikasi manajemen keuangan pribadi online seperti Mint.com untuk membantu Anda membuat dan tetap konsisten pada budget yang telah dibuat.

2. Bedakan keinginan dan kebutuhan

Berapa yang dibutuhkan utuk membeli makanan? Berapa harga yang harus dibayar untuk laundry? Setelah beberapa bulan di kampus dan memetakan pengeluaran, akan mudah untuk membedakan keinginan dan kebutuhan.

3. Belanja buku kuliah dengan cermat

Buku kuliah merupakan salah satu pengeluaran terbesar mahasiswa. Bila Anda punya tablet atau perangkat sejenis, unduhlah buku kuliah Anda. Atau carilah buku kuliah di toko buku bekas. Intinya, kuliah dapat menguras banyak uang. Akan tetapi, belajar bagaimana mengatur uang dan pengeluaran dapat menjadi solusi yang baik.


Analisis :
Perencanaan keuangan yang cermat dan kebiasaan pengeluaran yang teliti dapat membuat Anda lebih bertanggung jawab dalam kehidupan dan mengajarkan Anda tentang konsep akuntabilitas.

Sumber :

Senin, 06 Januari 2014

Tarif Pesawat Kemungkinan Naik Sekitar Rp 50.000

Menteri Perhubungan (Menhub) E.E. Mangindaan belum memutuskan kenaikan tarif pesawat terbang, mengingat daya beli pengguna jasa. Namun, di sisi lain ia mengakui kenaikan dollar AS mengancam daya tahan airlines (maskapai).

"Sementara kita tunda karena baru saja Natal, dan tahun baru. Segera akan kita rapatkan berapa persen yang bisa dinaikkan. Belum bisa dipastikan kapan. Tapi Januari Insyaallah sudah," ujarnya, di Jakarta, Jumat (3/1/2014).

Nilai dollar AS yang menembus Rp 12.000 sangat membebani operasional maskapai. Terlebih, harga avtur dunia sendiri juga sudah naik.

Mangindaan menuturkan, pihaknya akan menunggu keputusan teknis dari Indonesia National Air Carrier Associaton (INACA), dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

"Kita belum berani tentukan. Karena juga mempertimbangkan pengguna jasa. Mungkin kemarin tinggi, karena harganya rendah. Apakah dengan kenaikan tarif akan berpindah (moda)," ujarnya.


Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti mengatakan, kemungkinan tarif pesawat naik antara Rp 45.000 - Rp 50.000. "Kalau dari Inaca kan mintanya Rp 85.000," terang Herry.

Analisis :
Kenaikan harga tiket pesawat dengan rate 45.000-50.000 belum termasuk kenaikan tarif yang berarti. Diharapkan dengan naiknya tarif pesawat ini dapat memberikan pelayanan yang lebih memuaskan untuk seluruh penumpang maskapai penerbangan.

Sumber :